PANTAU JABAR– Penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor peternakan dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak di Jawa Barat. Komisi II DPRD Jawa Barat menilai peningkatan kompetensi peternak harus menjadi perhatian serius di tengah tantangan industri peternakan yang terus berkembang.
Ketahanan pangan di Jawa Barat dinilai tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mengelola sektor peternakan. Karena itu, peningkatan kompetensi peternak melalui pelatihan dan pendampingan dinilai menjadi salah satu kunci untuk mendorong produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat Bambang Mujiarto mengatakan penguatan kemampuan peternak perlu terus dilakukan agar mampu menghadapi berbagai tantangan di sektor peternakan, mulai dari meningkatnya kebutuhan pasar hingga persaingan usaha yang semakin ketat.
Menurut Bambang, kegiatan bimbingan teknis menjadi sarana penting untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan para peternak sehingga mampu mengelola usaha secara lebih efektif dan berdaya saing.
“Bimbingan teknis seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peternak. Dengan kemampuan yang terus berkembang, saya berharap produktivitas ternak dapat meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi para peternak,” ujar Bambang saat menghadiri Bimbingan Teknis Pengembangan Ternak Domba yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat di Kabupaten Cirebon, Selasa (9/6/2026).
Ia menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor peternakan menjadi kebutuhan mendesak mengingat dinamika industri yang semakin kompleks. Selain dituntut meningkatkan produksi, peternak juga harus mampu menerapkan manajemen usaha yang lebih efisien agar dapat bersaing di pasar.
Komisi II DPRD Jawa Barat berharap kegiatan pelatihan dan pendampingan dapat terus diperluas sehingga manfaatnya dirasakan lebih banyak peternak di berbagai daerah. Dengan kompetensi yang semakin baik, sektor peternakan diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan.

