BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, sensus tersebut akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah pada masa mendatang.
Hal itu disampaikan Farhan saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menandai dimulainya rangkaian persiapan sensus yang akan dilaksanakan secara serentak oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh Indonesia.
Farhan mengatakan, data yang akurat dan terpercaya menjadi syarat utama dalam menghasilkan kebijakan publik yang tepat sasaran. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan sensus berjalan optimal.
“Sensus ekonomi menjadi dasar penting dalam penyusunan asumsi pembangunan ekonomi makro. Semua kebijakan harus disusun berdasarkan data dan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.
Menurut Farhan, pendekatan pembangunan berbasis data atau evidence-based policy menjadi kebutuhan yang semakin penting di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat. Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan dunia usaha yang dapat dijadikan rujukan dalam menyusun strategi pembangunan.
Ia mengungkapkan, perekonomian Kota Bandung saat ini menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat berada pada kisaran 5,75 hingga 5,76 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang masih berada di bawah angka 5 persen.
Meski demikian, Farhan menilai berbagai capaian tersebut harus terus dijaga melalui perencanaan yang matang. Salah satu peluang yang tengah dinantikan adalah rencana pengaktifan kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara yang diyakini dapat mendorong sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan jasa.
Untuk mendukung pelaksanaan sensus, Farhan menginstruksikan seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, hingga unsur kewilayahan seperti RT dan RW untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPS Kota Bandung yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyediakan data statistik yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.

