KOTA BEKASI – Progres venue dan kesiapan kontingen Porprov XV Jawa Barat 2026 terus dipantau menjelang dimulainya pertandingan. Pada Selasa (8/9/2026), waktu menuju seremoni pembukaan di Kota Bekasi tersisa 60 hari.
Pemantauan lapangan dilakukan PB Porprov melalui visitasi ke berbagai venue pada 1–3 September, kemudian dilanjutkan pada 7–8 September. Tim meninjau kondisi arena, fasilitas penunjang, aksesibilitas, dan kebutuhan teknis pertandingan.
Kota Bekasi sebagai tuan rumah utama bertanggung jawab menggelar 47 cabang olahraga di 48 venue. Sebanyak 27 venue berada di dalam wilayah Kota Bekasi, sementara 21 lainnya tersebar di luar kota untuk memenuhi persyaratan teknis cabang tertentu.
Pekerjaan fisik dan penyempurnaan fasilitas masih berlangsung. Sarana yang dipersiapkan mencakup gedung olahraga enam lantai, arena voli dan bulu tangkis, lapangan basket, lintasan atletik, trek sepatu roda, serta arena panjat tebing.
Evaluasi menyeluruh sebelumnya dilakukan melalui rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kota Bekasi, Jumat (4/9/2026). Rapat diikuti kepala daerah dan jajaran KONI se-Jawa Barat dengan pembahasan seputar venue, sarana pendukung, atlet, dan teknis pelaksanaan.
Gubernur meminta penyelenggaraan dilakukan secara efisien tanpa mengurangi kualitas pertandingan. Setiap daerah juga didorong memetakan cabang unggulan dan potensi medali karena Porprov menjadi jalur pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional.
Pemantauan tidak hanya diarahkan kepada tuan rumah. Kontingen kabupaten dan kota tengah meningkatkan latihan, menggelar uji tanding, serta memenuhi kebutuhan peralatan, penginapan, dan administrasi atlet. Proses verifikasi nama peserta beserta nomor pertandingan juga terus dimatangkan.
Porprov XV Jabar akan berlangsung pada 7–20 November 2026 di Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok. Karena futsal dijadwalkan dimulai pada 28 Oktober, seluruh kebutuhan pertandingan harus siap sebelum agenda pembukaan berlangsung.

