Lewat SADA JABAR, Layanan Publik Ditargetkan Terhubung Sejak Warga Lahir hingga Pensiun

KOTA BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan sistem pelayanan publik digital yang dapat mendampingi masyarakat dalam berbagai tahapan kehidupan, mulai dari kelahiran, pendidikan, mencari pekerjaan, mengembangkan usaha, hingga memasuki masa pensiun.

Konsep tersebut dikembangkan melalui aplikasi Satu Data Jawa Barat (SADA JABAR), platform yang mengintegrasikan data pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kemiskinan, sosial, dan kependudukan.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, transformasi digital tidak hanya dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan internal pemerintahan. Teknologi juga harus memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan secara mandiri melalui telepon pintar.

“Jadi nanti rakyat Jabar mulai dari lahir, sekolah, nyari kerja, pensiun, sampai mati itu bisa mandiri,” ujar Herman saat menghadiri Forum Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat se-Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (3/9/2026).

Herman mencontohkan, setelah seorang anak lahir, sejumlah dokumen kependudukan diharapkan dapat diterbitkan secara cepat dalam bentuk digital. Dokumen tersebut meliputi akta kelahiran, Nomor Induk Kependudukan, Kartu Identitas Anak, dan pembaruan kartu keluarga.

Platform digital pemerintah juga dirancang untuk memberikan rekomendasi berdasarkan kondisi, minat, potensi, dan kebutuhan setiap warga. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah tidak hanya menyediakan layanan administratif, tetapi turut mendampingi masyarakat saat menentukan pilihan pendidikan, pekerjaan, dan kegiatan ekonomi.

Meski mengedepankan layanan digital, Pemprov Jawa Barat memastikan pelayanan langsung tidak dihilangkan. Layanan manual di tingkat desa dan kecamatan tetap disediakan agar warga yang memiliki keterbatasan perangkat maupun akses teknologi tidak tertinggal.

SADA JABAR sekaligus menjadi sumber data bagi pemerintah dalam menangani persoalan anak tidak sekolah, pengangguran, kemiskinan, tuberkulosis, serta kematian ibu dan bayi.

Herman menegaskan, penerapan sistem tersebut membutuhkan perubahan pola pikir dan peningkatan kemampuan aparatur. Dukungan teknis akan diberikan agar SADA JABAR dapat digunakan secara optimal dalam pekerjaan pemerintahan.

Transformasi itu diarahkan untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, murah, mudah, baik, dan aman, sekaligus membawa Jawa Barat bergerak lebih maju dibandingkan daerah lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *