GARUT, Pantau Jabar – Sebanyak 56 peserta dari berbagai komunitas seni dan budaya dipastikan siap memeriahkan perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut 2026. Ajang bergengsi yang dipusatkan di kawasan perkotaan Kabupaten Garut ini dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026 mendatang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menjelaskan bahwa puluhan peserta tersebut terdiri dari para seniman dan budayawan lokal Garut serta delegasi dari luar daerah. Dalam keterangannya saat jumpa pers di Mal Pelayanan Publik Garut, Kamis (16/4/2026), Beni menyebutkan bahwa pihaknya turut mengundang perwakilan dari lima kabupaten/kota yang memiliki keterikatan sejarah dengan Garut, serta lima provinsi di luar Jawa Barat.
Para peserta karnaval nantinya akan menampilkan ragam kesenian khas yang menjadi identitas daerah masing-masing. Beberapa atraksi tradisional yang sangat dinantikan di antaranya adalah Surak Ibra, Bangreng, Badawang, hingga kesenian Lais. Rangkaian acara ini dirancang berlangsung maraton dari pagi hari hingga tengah malam, yang akan ditutup dengan pertunjukan wayang golek sebagai sajian pamungkas.
Beni berharap keterlibatan aktif para pelaku seni dalam agenda tahunan ini dapat mengangkat kembali eksistensi seniman dan budayawan Garut di mata masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Garut untuk memperkenalkan ciri khas daerah sekaligus mempromosikan sektor pariwisata agar lebih dikenal secara nasional maupun internasional.
Ke depan, Disparbud Garut berkomitmen agar pelestarian seni dan budaya tidak hanya berhenti pada momentum Gebyar Pesona Budaya saja. Pihaknya berencana memberikan ruang lebih luas bagi para pelaku seni untuk tampil secara berkelanjutan di berbagai ruang publik, mulai dari hotel hingga stasiun kereta api, guna menghidupkan ekosistem budaya di Kabupaten Garut.
Reporter: Tim Pantau Jabar Editor: Redaksi Pantau Jabar

