BANDUNG, Pantau Jabar – Pemerintah terus memacu penguatan sektor UMKM pertanian di tahun 2026 melalui skema pembiayaan yang masif. Tercatat hingga April 2026, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor pertanian telah menembus angka fantastis, yakni sebesar Rp32,73 triliun.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi baru pemerintah untuk memperkokoh ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Fokus utama dalam kebijakan tahun ini tidak hanya terpaku pada pemberian modal, tetapi juga menyasar pada aspek inovasi produk dan perluasan akses pasar bagi para pelaku usaha tani.
Pemerintah mendorong para pelaku UMKM pertanian untuk terus melakukan inovasi agar produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi. Selain itu, pengembangan ekosistem usaha yang terintegrasi menjadi prioritas agar rantai pasok dari petani hingga ke konsumen dapat berjalan lebih efisien.
Dengan capaian realisasi KUR yang mencapai puluhan triliun rupiah di awal tahun ini, diharapkan hambatan permodalan yang selama ini menjadi kendala klasik para petani dapat teratasi. Pemerintah optimis, melalui dukungan pembiayaan yang tepat sasaran dan pendampingan yang berkelanjutan, sektor pertanian akan menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh di masa depan.
Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih modern dan mandiri, sehingga UMKM pertanian di daerah, khususnya di Jawa Barat, dapat naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Reporter: Tim Pantau Jabar Editor: Redaksi Pantau Jabar

