KOTA BANDUNG – Komisi IV DPRD Kota Bandung bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Kesiapan arena pertandingan, dukungan anggaran, dan kesinambungan pembinaan atlet menjadi pembahasan utama dalam audiensi yang digelar pada Senin (10/8/2026).
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono mengatakan, persiapan Porprov harus dilakukan secara menyeluruh. Keberhasilan ajang olahraga tersebut tidak hanya bergantung pada pelaksanaan pertandingan, tetapi juga ditentukan oleh dukungan kebijakan pemerintah dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Komisi IV, kata dia, mendukung persiapan Porprov dari sisi kebijakan dan penganggaran agar Kota Bandung tetap mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu barometer prestasi olahraga nasional.
Pada Porprov XV Jabar 2026, Kota Bandung berstatus sebagai tuan rumah pendukung bersama Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sumedang. Sementara itu, Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok ditetapkan sebagai tuan rumah utama.
Kota Bandung akan menjadi lokasi penyelenggaraan sejumlah pertandingan. Karena itu, kondisi sarana dan prasarana olahraga turut menjadi perhatian. Beberapa arena membutuhkan pemeliharaan dan perbaikan, sedangkan pembangunan fasilitas baru masih menunggu kepastian dukungan anggaran.
KONI Kota Bandung mengusulkan anggaran sekitar Rp55 miliar untuk mendukung persiapan atlet dan cabang olahraga. Kebutuhan tersebut meningkat seiring bertambahnya jumlah cabang olahraga yang harus dipersiapkan.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Aswan Asep Wawan meminta kebutuhan fasilitas disusun berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. Koordinasi antarorganisasi perangkat daerah juga perlu diperkuat agar pengembangan fasilitas olahraga masuk dalam perencanaan anggaran secara terukur.
Selain itu, Komisi IV menekankan pentingnya tata kelola dana hibah yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan, termasuk verifikasi rekening aktif milik pelatih dan ofisial.
Pembinaan atlet usia muda juga menjadi perhatian. Porprov diharapkan menjadi bagian dari peta jalan pembinaan menuju kompetisi nasional dan internasional, sekaligus melahirkan atlet potensial yang dapat memperkuat Jawa Barat dan Indonesia.

